Materi IPA Kamis, 08 September 2022
Jenis-Jenis Tanaman dan Cara Beradaptasinya
Tumbuhan
sebagai makhluk hidup memiliki kemampuan untuk bertahan hidup atau beradaptasi.
Adaptasi sebuah tanaman atau tumbuhan bergantung pada daerah tempatnya hidup.
Beberapa fitur atau morfologinya menentukan caranya bertahan hidup.
Ciri tanaman
yang hidup di air dengan tanaman yang tinggal di daerah kering tentu berbeda.
Hal tersebut
menunjukkan bahwa tumbuhan sebagai makhluk hidup beradaptasi dengan
lingkungannya untuk tetap bertahan hidup. Berdasar pada habitatnya, tumbuhan
dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:
1. Hidrofit, merupakan tumbuhan yang
sebagian tubuhnya ada di permukaan air.
Tumbuhan
hidrofit bisa bertahan hidup dalam air karena memiliki lapisan lilin pada
lapisan epidermis atau kulitnya. Lapisan inilah yang membuatnya tahan air dan
bakteri pembusukan.
Pada batang
atau tangkai daunnya terdapat rongga udara yang disebut aerenkim, yang
melancarkan proses respirasinya sekaligus memastikan tumbuhan tetap mengapung.
Tumbuhan
hidrofit memiliki banyak stomata terbuka pada tubuhnya yang memudahkannya daun
mengambang di atas permukaan air.
Selain itu
pada bagian tubuhnya yang berada dalam air, tidak ditemukan kutikula sehingga
air tidak bisa masuk ke tubuh tanaman.
Contoh tanaman
hidrofit adalah kangkung, teratai, bakau, eceng gondok, padi, bunga lili, dan
selada laut.
2. Higrofit adalah tumbuhan yang hidup di
daerah lembab. Tanaman ini tumbuh di atas tanah dengan lahan lembab yang
memiliki banyak air dan uap udara di sekitarnya.
Tumbuhan ini
biasanya menghuni rawa, hutan basah atau daerah yang memiliki curah hujan
tinggi. Tanaman higrofit memiliki pertumbuhan sepanjang tahun, yang didukung
dengan pasokan air yang cukup di sekitarnya.
Tubuhnya
terdiri dari bagian-bagian akar, batang, dan daun. Batangnya tidak terlihat
karena tertanam dalam tanah.
Daun mudanya
biasanya melingkar atau menggulung. Daunnya memiliki banyak stomata yang
mempermudah proses penguapannya.
Contoh
tumbuhan higrofit adalah tumbuhan paku, lumut, padi, dan keladi.
3. Xerofit merupakan tumbuhan yang
habitatnya tumbuh di lingkungan kering.
Ciri-ciri
tumbuhan ini adalah daunnya yang tebal, dan sempit, bentuk bersisik atau
berubah jadi duri. Namun, ada juga tanaman xerofit yang tidak berdaun. Bentuk
daun pada tumbuhan xerofit bertujuan untuk mengurangi penguapan.
Seluruh
tubuhnya dilapisi oleh lapisan kutikula atau lapisan lilin yang bertujuan untuk
mengurangi penguapan.
Batang
tubuhnya tebal dan berongga seperti spons untuk penyimpanan cadangan air.
Sedangkan akarnya panjang dan tersebar luas
Contoh
tumbuhan xerofit adalah kaktus, pohon kurma, lidah buaya, pohon buah naga.
Itulah tadi
jenis-jenis tanaman menurut habitatnya dan bagaimana tanaman-tanaman tersebut
menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan lingkungan tempatnya tinggal.
sumber: https://kids.grid.id